Senin, 29 November 2010

Bahagia sejenak

Bahagia sejenak kamu dan aku duduk di serambi kita dua,tapi satu roh,kamu dan aku kita rasa aliran air kehidupan di sini kamu dan aku dengan keindahan taman dan burungburung bernyanyi bintangbintang menatap kita dan kita menanyakan mereka ‘gimana mau menjadi bulan sabit kecil kamu dan aku bukan diri, bakal menyatu takberasingan, betapa spekulasi kamu dan aku. tiong syorgawi bakal retakkan gula waktu kita tertawa bersama, kamu dan aku dalam satu bentuk di muka bumi ini dan dalam bentuk lain di bumi manis di kebebasan waktu yang tak tecatat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar