Sepanjang hari dan
Sepanjang malam
Aku hanya berani merenungkan
Kecantikkan wajah mu
Namun aku takut akan berjumpa kamu
Kesombongan sudah ada disisi mu
Setiap malam terkadang
Aku suka membayangkan dan
Menatap keangkuhan bola mata mu
Yang indah berbinar
Cemerlang menyakitkan
Sungguh aku memuji mu
Namun begitu ada kabut
Kecongkakan menyelimuti
Kepolosan mu
Tiada lagi akan terbersit senyum
Kalimat cinta terlontar
Untuk mu
Tiada lagi pernah kalimat rindu
Yang akan tergelincir
Menggores hati mu
Dunia sayang akan menkhianati mu
Wahai Kesombongan
Wahai Keangkuhan
Wahai Kecongkakan
Pilihlah jalan menuju kemenangan mu
Sendiri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar