Bunda lupa petik bulan tengah malam
hingga kau kesasar dalam kelam
tak berujung
Belai terabai
buai berlalu usai
meski rangkakmu masih panjang
untuk mengemas bintang
meraupnya jadi lampion-lampion
yang akan terangi titian
namun jika kau lelah
rebahi gumpalan awan
yang selalu cumbui lututmu
maka ketika kau bangkit
kau tak lagi merangkak
tapi berlari mengejar godam
di sunyi arasyi
karena malam tak berujung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar